Belajar dari Angsa

Print

Pada waktu rekoleksi akbar St. Joannes Baptista Parung minggu yang lalu, Romo Alfons Sebatu, Pr. membagikan sebuah kisah yang membuat peserta termenung. Termenung merefleksi diri sekaligus terinspirasi dari kisah indah itu. Sebuah kisah tentang hewan angsa. Inilah kisahnya...

Kalau anda tinggal di negara empat musim (negara-negara Eropa misalnya), maka pada musim gugur akan terlihat rombongan angsa terbang ke arah Selatan untuk menghindari musim dingin. Angsa-angsa terbang dengan formasi berbentuk huruf “V”. Kita akan melihat beberapa fakta ilmiah tentang mengapa rombongan angsa tersebut terbang dengan formasi “V”.

Fakta 1: Saat setiap burung mengepakkan sayapnya, hal itu memberikan “daya dukung” bagi burung yang terbang tepat di belakangnya. Ini terjadi karena burung yang terbang di belakang tidak perlu bersusah-payah untuk menembus ‘dinding udara’ di depannya. Dengan terbang dalam formasi “V”, seluruh kawanan dapat menempuh jarak terbang 71% lebih jauh daripada kalau setiap burung terbang sendirian.

Pelajaran 1: Orang-orang yang bergerak dalam arah dan tujuan yang sama serta saling membagi dalam komunitas mereka dapat mencapai tujuan mereka dengan lebih cepat dan lebih mudah. Ini terjadi karena mereka menjalaninya dengan saling mendorong dan mendukung satu dengan yang lain.

Fakta 2: Kalau seekor angsa terbang ke luar dari formasi rombongan, ia akan merasa berat dan sulit untuk terbang sendirian. Dengan cepat ia akan kembali ke dalam formasi untuk mengambil keuntungan dari daya dukung yang diberikan burung di depannya.

Pelajaran 2: Selalu kompak dalam tim yang bergerak ke satu tujuan akan membutuhkan lebih sedikit energi. Akan lebih mudah dan menyenangkan mencapai tujuan. Kita akan mau menerima bantuan dan memberikan bantuan kepada yang lainnya. Lebih sulit untuk melakukan sesuatu seorang diri daripada melakukannya bersama-sama.

Fakta 3: Ketika angsa pemimpin yang terbang di depan menjadi lelah, ia terbang memutar ke belakang formasi, dan angsa lain akan terbang menggantikan posisinya.

Pelajaran 3: Berbagi kepemimpinan harus didasari saling hormat dan percaya di antara anggota di setiap saat. Saling berbagi tugas atau masalah yang berat. Pusatkan kemampuan, dan bakat tim untuk memecahkan masalah.Seperti halnya angsa,manusia saling bergantung satu dengan lainnya dalam hal kemampuan, kapasitas dan memiliki keunikan dalam karunia, talenta atau sumber daya lainnya.

Fakta 4: Angsa terbang dalam formasi “V” sambil berkotek-kotek. Hal ini akan memberi semangat pada tim leader. Juga dengan demikian akan terbang dengan kecepatan yang sama.

Pelajaran 4: Bilamana ada semangat dan penyemangat, kecepatan penyelesaian akan lebih besar. Keberadaan semangat akan selalu memotivasi. Kita harus memastikan bahwa suara kita akan menguatkan dan bukan melemahkan.

Fakta 5: Ketika seekor angsa menjadi sakit, terluka, atau ditembak jatuh, dua angsa lain akan ikut keluar dari formasi bersama angsa tersebut dan mengikutinya terbang turun untuk membantu dan melindungi. Mereka tinggal dengan angsa yang jatuh itu sampai ia mati atau dapat terbang lagi. Setelah itu mereka akan terbang dengan kekuatan mereka sendiri atau dengan membentuk formasi lain untuk mengejar rombongan mereka.

Pelajaran5: Tinggallah berdampingan dengan yang lain apapun perbedaan kita. Lebih-lebih pada waktu kesulitan dan tantangan yang besar.

 

Jika kita kompak dan saling mendukung, jika kita menjiwai kerjasama yang baik, melupakan perbedaan masing-masing maka kita akan selalu mengatasi tantangan. Mari kita belajar dari angsa demi mencapai tujuan paroki kita tercinta.* (Agnika)

Warta Gereja

Pengumuman Perkawinan

Read More


Petugas Liturgi

Read More


Kegiatan Paroki

Read More


Pengumuman Perkawinan

Read More


Petugas Liturgi

Read More


Kegiatan Paroki

Read More


Pengumuman Perkawinan

Read More


Petugas Liturgi

Read More


Kegiatan Paroki

Read More


Pengumuman Perkawinan

Read More


Petugas Liturgi

Read More


Kegiatan Paroki

Read More


Pengumuman Perkawinan

Read More


Petugas Liturgi

Read More


Kegiatan Paroki

Read More


Pengumuman Perkawinan

Read More


Petugas Liturgi

Read More


Kegiatan Paroki

Read More


Pengumuman Perkawinan

Read More


Petugas Liturgi

Read More


Kegiatan Paroki

Read More


Pengumuman Perkawinan

Read More


Petugas Liturgi

Read More


Kegiatan Paroki

Read More



Kalender Liturgi

Contact Redaksi