L O A D I N G ...
Please Wait
Porta Sancta Paroki St. Joannes Baptista Parung

Pada 9 Mei 2024, Bapa Paus Fransiskus secara resmi mengumumkan tanggal 24 Desember 2024 hingga 6 Januari 2026 menjadi Tahun Yubileum yang diadakan setiap 25 tahun sekali. Tahun Yubileum merupakan tahun yang penting bagi umat Katolik untuk membangun kembali hubungan dengan Tuhan, sesama dan makhluk ciptaan Allah lainnya. 

Tahun Yubileum 2025 mengangkat tema Peziarah Pengharapan yang menekankan pada pentingnya mendengarkan tangisan orang miskin, kepedulian terhadap ciptaan, dan memperkuat solidaritas antar sesama manusia. Kita diajak untuk memiliki pengharapan yang baru dan memahami diri agar dapat berhubungan dengan sesama lebih baik lagi. Memperbaiki dan meningkatkan kehidupan spiritual melalui ziarah, doa, pertobatan dan perbuatan kasih.

Awal Tahun Yubileum 2025 ditandai dengan pembukaan Pintu Suci atau yang dikenal dengan Porta Sancta di Basilika oleh Paus Fransiskus yang melambangkan Kristus sebagai “satu-satunya pintu” menuju keselamatan (Yohanes 10:9). Sehingga gereja-gereja membuat Porta Sancta bagi para peziarah yang hadir untuk mengalami pengalaman perjalanan hidup manusia melalui Kristus yang hadir.

Porta Sancta hadir di Paroki St. Joannes Baptista Parung. Pastor Paroki yaitu RD Benjamin Sudarto dan RD Dionnysius Manopo didampingi oleh Frater Joseph Aldo memberkati Porta Sancta ini pada tanggal 13 Februari 2025.  Membuka Tahun Yubileum di Paroki St. Joannes Baptista Parung dengan memberkati Pintu Suci menjadi pengalaman yang kaya akan rahmat dan belas kasih Tuhan bagi seluruh umat. Kita diundang untuk membawa harapan kehidupan yang lebih baik, khususnya bagi saudara kita yang membutuhkannya.

Dalam Tahun Yubileum ini kita diajak untuk mengimani bahwa “Pengharapan tidak mengecewakan”(Roma 5:5) yang memberikan kita semangat pengharapan. Kita memiliki pengharapan di dalam hati akan hal-hal baik, meskipun kita tidak mengetahui apa yang akan terjadi kelak.

Setelah memerciki dan mendupai pintu suci, RD Benjamin Sudarto berdoa dan mendaraskan mazmur serta melanjutkan Perayaan Ekaristi. Lantunan Hymne Yubileum “Peziarah Pengharapan” serentak dinyanyikan dengan penuh sukacita oleh seluruh umat. Semoga ditahun pengharapan ini kita mampu menyadari betapa besarnya kebaikan yang ada di dunia agar kita tidak tergoda untuk menganggap diri kita diliputi oleh kejahatan dan kekerasan. Selamat berziarah dan berharap, Tuhan memberkati. (KOMSOS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *